Minggu, 21 Maret 2021

Bimbingan Belajar Online SMP Pupuk Kujang TP 2020 / 2021

Soal Bimbel Kelas IX Bagian 1 Kimia

Waktu Pengerjaan: 15:00 menit!

Minggu, 01 November 2020

pemisahan campuran

Beberapa contoh metoda pemisahan campuran - campuran yang berada disekitar rumah kita

Sabtu, 22 Agustus 2020

Contoh soal Objek IPA dan Pengamatannya


 Contoh soal Objek IPA dan Pengamatannya

Berikut saya bagikan soal mengenai Objek IPA dan Pengamatannya, memang belum spenuhnya sesuai dengan kriteria yang diharapkan, akan tetapi mudah - mudahan dapat menjadi sedikit gambaran untuk soal soal bertipe. Terdapat beberapa tipe soal, diantaranya Pilihan ganda, Pilihan ganda bertingkat, Soal centang kotak dan soal centang kotak bertingkat. Soal tersebut saya buat menggunakan google form, karena sejauh ini menurut saya yang paling menfasilitasi dan paling mudah dalam pembuatan tipe - tipe soal tersebut. 

Berikut contoh soal Objek IPA dan Pengamatannya



Contoh soal Sistem Gerak Manusia

Contoh soal Sistem Gerak Manusia

Berikut saya bagikan soal  mengenai sistem Gerak Manusia, memang belum spenuhnya sesuai dengan kriteria yang diharapkan, akan tetapi mudah - mudahan dapat menjadi sedikit gambaran. Terdapat beberapa tipe soal, diantaranya Pilihan ganda, Pilihan ganda bertingkat, Soal centang kotak dan soal centang kotak bertingkat. Soal tersebut saya buat menggunakan google form, karena sejauh ini menurut saya yang paling menfasilitasi dan paling mudah dalam pembuatan tipe - tipe soal tersebut. 

Baik berikut Contoh soal Sistem Gerak Manusia



Senin, 03 Agustus 2020

Selasa, 28 Juli 2020

Sistem Gerak Manusia (Kelainan dan Gangguan Sistem Gerak dan Upaya Mencegah serta Mengatasinya )

Sistem Gerak Manusia (Silabus IPA kelas 8 covid -19)

Sub bab Kelainan dan  Ganguan pada Sistem Gerak Manusia dan Upaya Mencegah serta Mengatasinya

Merupakan media pembelajaran pertemuan ketiga dari pembelajaran Sistem Gerak Mahluk Hidup, setelah pertemuan 1 membahas tentang Struktur Rangka dan pertemuan ke dua tentang Persendian dan Otot. maka pertemuan ketiga media pembelajarannya membahas tentang Gangguan Sistem Pencernaan dan Upaya Mengatasinya . Berikut tautan untuk mendowload file PDF Kelainan dan Gangguan Sistem Gerak dan Upaya Mencegah serta Mengatasinya, lalu tautan file PPS Kelainan dan Gangguan Sistem Gerak dan Upaya Mencegah serta Mengatasinya

Minggu, 26 Juli 2020

Objek IPA dan Pengamatannya

Objek IPA dan Pengamatannya (Sub Materi Pengukuran)


Assalamualaykum wr.wb

Masih merupakan lanjutan dari Bab Objek IPA dan Pengamatannya, kali ini kita bahas mengenai PENGUKURAN. Bersamaan dengan powerpoint saya sertakan vidio singkat mengenai pemahaman pengukuran. Semoga bermanfaat bagi siapa saja yang memerlukannya. Power Point Pengukuran dapat diunduh disini sedangkan vidionya disini. Wassalamualaykum

Sabtu, 09 Mei 2020

Cahaya dan Optik (Indera Penglihatan dan Alat Optik)

INDERA PENGLIHATAN DAN ALAT OPTIK
CAHAYA DAN ALAT OPTIK
Kelas VIII semester genap Kurikulum Nasional

A. Pengantar

Alat optik merupakan salah satu perangkat yang digunakan manusia bahkan alat optik juga ada pada tubuh manusia.  Alat optik pada manusia adalah mata dan contoh alat optik yang digunakan manusia dalam kehidupan sehari-hari diantaranya kacamata, mikroskop dan teropong. Selain pada manusia, alat optik juga ada pada makhluk hidup lain seperti hewan serangga. Pada penggunaannya, alat optik juga berkenaan dengan cahaya yang diterima alat optik dan bayangan yang dibentuk alat optik sehingga kita dapat melihat  benda yang dekat atau jauh. Bab X ini akandibahas pentingnya cahaya pada sistem penglihatan manusia, pembentukan bayangan pada cermin dan lensa, serta penggunaan alat optik dalam kehidupan sehari-hari.

B. KI dan KD pada Materi Indera Penglihatan dan alat optik
Berikut ini adalah KI, KD dan Indikator Pencapaian Kompetensi Bab X KI dan KD yang diambil dari Lampiran Permen Dikbud No. 68 Tahun 2013. Indikator pencapaian kompetensi yang tercantum pada buku ini dapat lebih dikembangkan lebih luas oleh guru berdasarkan karakteristik peserta didik dan lingkungan sekolah.

Kompetensi Inti
3. Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata
4. Mengolah, menyajidan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori 


Kompetensi Dasar

3.11 Mendeskripsikan sifat-sifat cahaya, pembentukan bayangan, serta aplikasinya untuk menjelaskan penglihatan manusia, proses pembentukan bayangan pada mata serangga, dan prinsip kerja alat optik 
  • 3.11.1  Mendeskripsikan sifat-sifat cahaya
  • 3.11.2  Mengidentifikasi proses pembentukan bayangan pada cermin datar dan lengkung
  • 3.11.3  Mengidentifikasi proses pembentukan bayangan pada lensa cembung dan cekung.
  • 3.11.4  Menjelaskan pentingnya cahaya pada proses penglihatan manusia.
  • 3.11.5  Mengidentifikasi proses pembentukan bayangan pada mata manusia.
  • 3.11.6  Mengidentifikasi bagian-bagian mata.
  • 31.7  Menjelaskan macam-macam gangguan yang terjadi pada indera penglihatan.
  • 3.11.8  Mendeskripsikan pembentukan bayangan pada mata serangga.
  • 3.11.9  Mendata berbagai macam alat optik yang dapat ditemui siswa dalam kehidupan sehari-hari.
  • 3.11.10 Mendeskripsikan prinsip kerja alat optik.

4.11 Membuat laporan hasil penyelidikan tentang pembentukan bayangan pada cermin, lensa, dan alat optik (Proyek)

Berikut saya bagi materi  Cahaya dan Alat Optik dalam bentuk power point. Semoga bermanfaat

Rabu, 06 Mei 2020

Tata Surya / IPA Kelas VII Semester 2 Kurikulum Nasional

Tata Surya
IPA kelas VII semester 2




A. Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) 

Kompetensi inti



  • 3.Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
  • 4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak sekolah  (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

Kompetensi Dasar 

3.11. Menganalisis sistem tata surya, rotasi dan revolusi bumi, rotasi dan revolusi bulan, serta dampaknya bagi kehidupan di bumi.

4.11.  Menyajikan karya tentang dampak rotasi dan revolusi bumi dan bulan bagi kehidupan
di bumi, berdasarkan hasil pengamatan atau penelusuran berbagai sumber informasi.


Berikut penjelasan mengenai materi Tata Surya 
PPT Tata Surya

Selasa, 07 April 2020

Kamis, 19 Januari 2017

SISTEM KOORDINASI

SISTEM KOORDINASI


Sistem koordinasi pada manusia terdiri dari sistem saraf, sistem hormon dan alat indra


A.    SARAF

Sel saraf merupakan bagian utama pada sistem saraf. Sel saraf membawa pesan melalui sistem saraf. Tubuh manusia mengandung berjuta-juta sel saraf. Sel saraf disebut neuron. Neuron juga sangat kecil dan juga dapat sangat panjang. Neuron dapat memiliki ukuran panjang sampai satu meter di beberapa bagian tertentu dari tubuhmu. Neuron juga memiliki pembungkus. Neuron membawa pesan ke seluruh tubuhmu. Neuron memungkinkan bagian tubuh yang satu berekoordinasi dengan bagian tubuh yang lain.
Untuk menanggapi rangsangan, ada tiga komponen yang harus dimiliki oleh sistem saraf, yaitu:
a. Reseptor, adalah alat penerima rangsangan atau impuls. Pada tubuh kita yang bertindak sebagai reseptor adalah organ indera.
b. Penghantar impuls, dilakukan oleh saraf itu sendiri. Saraf tersusun dari berkas serabut penghubung (akson). Pada serabut penghubung terdapat sel-sel khusus yang memanjang dan meluas. Sel saraf disebut neuron.
c.  Efektor, adalah bagian yang menanggapi rangsangan yang telah diantarkan oleh penghantar impuls. Efektor yang paling penting pada manusia adalah otot dan kelenjar.
 
Stuktur saraf dapat digambarkan sebagai berikut:

 a. Badan sel
Badan sel saraf merupakan bagian yang paling besar dari sel saraf. Badan sel berfungsi untuk menerima rangsangan dari dendrit dan meneruskannya ke akson. Pada badan sel saraf terdapat inti sel, sitoplasma, mitokondria, sentrosom, badan golgi, lisosom, dan badan nisel. Badan nisel merupakan kumpulan retikulum endoplasma tempat transportasi sintesis protein.
b. Dendrit
Dendrit adalah serabut sel saraf pendek dan bercabangcabang.  Dendrit merupakan perluasan dari badan sel. Dendrit berfungsi untuk menerima dan mengantarkan rangsangan ke badan sel.
c. Akson
Akson disebut neurit. Neurit adalah serabut sel saraf panjang yang merupakan perjuluran sitoplasma badan sel. Di dalam neurit terdapat benang-benang halus yang disebut neurofibril. Neurofibril dibungkus oleh beberapa lapis selaput mielin yang banyak mengandung zat lemak dan berfungsi untuk mempercepat jalannya rangsangan. Selaput mielin tersebut dibungkus oleh sel-sel sachwann yang akan membentuk suatu jaringan yang dapat menyediakan makanan untuk neurit dan membantu pembentukan neurit. Lapisan mielin sebelah luar disebut neurilemma yang melindungi akson dari kerusakan. Bagian neurit ada yang tidak dibungkus oleh lapisan mielin. Bagian ini disebut dengan nodus ranvier dan berfungsi mempercepat jalannya rangsangan.
Ada tiga macam sel saraf yang dikelompokkan berdasarkan struktur dan fungsinya, yaitu:
a. Sel saraf sensorik, adalah sel saraf yang berfungsi menerima rangsangan dari reseptor yaitu alat indera. b. Sel saraf motorik, adalah sel saraf yang berfungsi mengantarkan rangsangan ke efektor yaitu otot dan kelenjar. Rangsangan yang diantarkan berasal atau diterima dari otak dan sumsum tulang belakang. Perbedaan struktur dan fungsi dari ketiga jenis sel saraf tersebut lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar di bawah ini



c. Sel saraf penghubung
Sel saraf penghubung adalah sel saraf yang berfungsi menghubungkan sel saraf satu dengan sel saraf lainnya. Sel saraf ini banyak ditemukan di otak dan sumsum tulang belakang. Sel saraf yang dihubungkan adalah sel saraf sensorik dansel saraf motorik.


Berdasarkan strukturnya saraf dibagi menjadi 3 yaitu


Susunan dan Fungsi Saraf Pusat dan Saraf Tepi

Sel-sel saraf membentuk tiga bagian atau area penting dari sistem sarafmu. Bagian yang dimaksud adalah otak, sumsum tulang belakang, dan saraf-saraf tubuh. Otak dan sumsum tulang belakang merupakan saraf pusat, sedangkan saraf-saraf tubuh merupakan saraf tepi. Organ utama pertama sistem saraf manusia adalah otak. Otak adalah organ yang mengirim dan menerima pesan ke dan dari seluruh bagian tubuh. Otak juga berfungsi merekam dan menginterpretasikan pesan. Otak tersusun dari berjuta-juta neuron. Bagian utama kedua sistem saraf manusia adalah sumsum tulang belakang. Sumsum tulang belakang adalah bagian yang membawa pesan dari otak ke saraf-saraf tubuh atau dari saraf tubuh ke otak. Pesan berjalan ke atas pada jalur menuju ke otak dan turun ke sumsum tulang belakang menuju ke saraf tubuh. Sumsum tulang belakang tersusun dari berjuta-juta neuron.

Susunan Sistem Saraf







Di dalam tubuh kita terdapat miliaran sel saraf yang membentuk sistem saraf. Tahukah kamu susunan sistem saraf pada manusia? Sistem saraf manusia tersusun dari sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. Sistem saraf pusat terdiri atas otak dan sumsum tulang belakang. Sedangkan sistem saraf tepi terdiri atas sistem saraf somatis dan sistem saraf otonom.


Impuls
Impuls adalah rangsangan atau pesan yang diterima oleh reseptor dari lingkungan luar, kemudian dibawa oleh neuron. Impuls dapat juga dikatakan sebagai serangkaian pulsa elektrik yang menjalari serabut saraf.
a. Gerak sadar
Gerak sadar atau gerak biasa adalah gerak yang terjadi karena disengaja atau disadari. Impuls yang menyebabkan gerakan ini disampaikan melalui jalan yang panjang.
Bagannya adalah sebagai berikut.
Contohnya gerak sadar: Ani melihat sekuntum bunga yang sangat indah. Rangsangan berupa penglihatan tersebut diterima oleh reseptor yaitu mata, kemudian rangsangan akan diterima oleh sel saraf sensori. Kemudian sel saraf sensori akan membawa rangsangan ke sel saraf penghubung dalam sumsum tulang belakang lalu diteruskan ke otak. Impuls akan diolah di dalam otak sehingga Ani bisa memutuskan apa yang akan dia lakukan. Hasil olahan impuls dibawa oleh sel saraf motorik ke efektor, misalnya tangan. Karena Ani tertarik dengan bunga yang indah, maka terjadi gerakan tangan (efektor) mengambil bunga sebagai respons dari rangsangan yang ditangkap oleh matanya.

b. Gerak refleks
Gerak refleks adalah gerak yang tidak disengaja atau tidak disadari. Impuls yang menyebabkan gerakan ini disampaikan melalui jalan yang sangat singkat dan tidak melewati otak. Bagannya sebagai berikut


Tahukah kamu contoh dari gerak refleks? Apakah kamu pernah melakukan gerak refleks? Contoh gerak refleks adalah sebagai berikut.
☯ Terangkatnya kaki jika terinjak sesuatu.
☯ Gerakan menutup kelopak mata dengan cepat jika ada benda asing yang masuk ke mata.
☯ Menutup hidung pada waktu mencium bau yang sangat busuk.
☯ Gerakan tangan menangkap benda yang tiba-tiba terjatuh.
☯ Gerakan tangan melepaskan benda yang bersuhu tinggi.


 B. Sistem Indera pada Manusia


Indera manusia terdiri atas organ-organ tubuh yang sangat peka terhadap rangsangan tertentu. Ada lima macamindera pada manusia, yaitu mata, telinga, hidung, lidah, dan kulit.



1.      Mata


Mata adalah alat indra yang peka terhadap cahaya Mata dilindungi oleh alis, kelopak mata dan kelenjar air mata. Dinding bola mata terdiri dari tiga lapis, yaitu:
-          Sklera
-          Koroidea
-          Retina



 2. TELINGA





3. KULIT

.
4. LIDAH
Lidah memiliki kemoreseptor yang peka terhadap zat kimia yang larut dalam air. Permukaan lidah kasar karena dipenuhi tonjolan-tonjolan yang disebut papila Di celah-celah papila terdapat kuncup-kuncup pengecap.
Ada empat kuncup pengecap, yaitu:
-          Pengecap manis pada ujung lidah
-          Pengecap asin pada tepi lidah
-          Pengecap pahit pada pangkal lidah
-          Pengecap asam pada tepi lidah bagian belakang



5. hidung
Hidung mempunyai kemoreseptor yang peka terhadap rangsangan zat kimia berbentuk gas, yaitu bau.




C. Sistem Hormon

Sistem hormon merupakan sistem untuk mengirim pesan keseluruh tubuh, namun pesan tidak dihantarkan melewati saraf. Sistem hormon tersusun dari jaringan kelenjar-kelenjar di seluruh tubuh. Hormon adalah senyawa kimia yang dihasilkan oleh kelenjar. Kelenjar tersebut tidak mempunyai saluran sendiri untuk mengirimkan hormon yang diproduksinya, oleh karena itu kelenjar hormon disebut pula kelenjar buntu. Hormon diperlukan dalamjumlah yang sangat sedikit dan bergerak langsung dari kelenjar ke aliran darah. Jaringan khusus yanga dipengaruhi oleh hormon disebut jaringan target. Jaringan sasaran suatu hormon terkadang terletak jauh dari kelenjar yang menghasilkannya. Pada Gambar dibawah  ditunjukkan letak delapan kelenjar hormon pada tubuh manusia.