Selasa, 26 Januari 2016

Sistem Pencernaan Manusia

PENCERNAAN

Proses pencernaan adalah proses perubahan makanan dari bentuk yang kasar (kompleks) menjadi lebih halus (sederhana), sehingga dapat diserap oleh usus.
Fungsi makanan bagi tubuh kita adalah sebagai berikut.
  1. Sumber energi (tenaga) untuk aktivitas tubuh
  2. sumber bahan pembangun sel dan jaringan tubuh serta mengganti sel – sel tubuh yang rusak atau tua
  3. pengatur proses yang terjadi di dalam tubuh terhadap berbagai penyakit
Makanan → dicerna (organ pencernaan) → diedarkan ke seluruh sel – sel jaringan tubuh (kapiler – kapiler daraah dan getah bening) → oksidasi biologi (proses respirasi sel dalam Mitokondria) → energi
                                                                                                                                 
Fungsi energi:
1. melakukan aktivitas hidup
2. menjaga kestabilan suhu tubuh untuk kelancaran metabolisme

Proses oksidasi
C6H12O6 (Zat makanan) + O2   ® energi + CO2 + H2O



BAHAN MAKANAN

1.     Karbohidrat ® menghasilkan energi, 1 gram = 4,1 kalori
      Susunan unsur : C (carbon), H (hidrogen), O (oksigen)
      Sumber kalori utama tubuh, yaitu sekitar 80% dari kalori tubuh berasl dari karbohidrat
      Contoh makanan : beras, jagung, sagu, gandum dll
      Berlebih dalam tubuh disimpan  ® Glikogen ® lemak bawah kulit
Pengelompokkan komponen karbohidrat
a.   monosakarida : karbohidrat paling sederhana contoh glukosa dan fruktosa
b.   disakarida       : karbohidrat yang terdiri dari dua monosakarida
                              contoh -  maltosa: glukosa + glukosa
                                          -  sukrosa : fruktosa + glukosa
                                          -  laktosa  : galaktosa + glukosa
c. polisakarida      : Karbohidrat yang terdiri dari banyak molekul monosakarida contoh pati (amilum), glikogen dan selulosa

      Fungsi karbohidrat
a.      sebagai sumber energi
b.     menjaga keseimbangan asam basa di dalam tubuh
c.      penting dalam proses metabolisme
d.     membentuk struktur sel dengan mengikat protein dan asam lemak

2.     Lemak ® menghasilkan energi, 1 gram = 9,3 kalori
      Susunan unsur :  C (carbon), H (hidrogen), O (oksigen)
      Komponen       :   asam lemak dan gliserol
      Pengelompokan lemak
      a. lemak hewani ® lemak jenuh dan  kolesterol  ® pembuluh arteri koronaria tersumbat ®                  jantung koroner
          sumber makanan : daging, telur, susu, ikan segar, keju dan mentega
      b. Lemak nabati  ® lemak tak jenuh dan tidak menganung kolesterol
          sumber makanan : kelapa, kemiri, alpokat, buah durian,biji bunga matahari, polong -         
          polongan

Fungsi lemak
a. sumber energi
b. pelarut vitamin A D E K, sehingga mudah diserap tubuh
c. pelindung organ dalam tubuh
d. pelindung suhu tubuh
e. cadangan makanan dibawah kulit
d. komponen bagian sel tertentu misalnya membran sel

3.     Protein  1 gram = 5,3 kalori
      ®  pembangun sel – sel dalam jaringan tubuh
      →  mengganti atau memperbaiki sel – sel yang rusak
      Susunan unsur :  C (carbon), H (hidrogen), O (oksigen), N (nitrogen)
      Komponen       :  asam amino, yaitu  Asam amino esensial (dihasilkan dalam makanan)  dan non       esensial (dihasilkan dalam tubuh)

      Pengelompokan protein
      a. protein hewani: telur, susu, keju
      b. Protein nabati : kacang – kacangan

Fungsi protein
1. bahan pembangun
2. pengasil energi
3. membuat substansi (bahan) yang penting, misalnya enzim dan hormon
4. menjaga keseimbangan asam basa dalam tubuh

Penyakit kekurangan protein
Kwashiorkor (hambatan pertumbuhan, otot tidak berkembang, respon syaraf berkurang, rambut pirang dan mudah rontok) → hongeroedem (pembengkakan atau oedema terutama pada laki-laki)



PENCERNAAN

Proses pencernaan adalah proses perubahan makanan dari bentuk yang kasar (kompleks) menjadi lebih halus (sederhana), sehingga dapat diserap oleh usus.
Proses pencernaan
a. Pencernaan mekanik → proses perubahan makanan dari bentuk fisik yang kasar/besar menjadi lebih       halus → gigi (dalam mulut)
b. Pencernaan kimiawi  →proses perubahan zat makanan daari zat kompleks menjadi sederhana dengan     menggunakan senyawa kimiawi dalam tubuh yang disebut enzim.

Saluran pencernaan
Mulut  ( kavum oris) – kerongkongan (esofagus) – lambung (ventrikulus) – usus halus (intestinum) – usus besar (kolon) – anus

Kelenjar pencernaan
a. kelenjar air liur
b. kelenjar getah lambung
c. hati (hepar)
d. pangkreas

Kelainan dan Peyakit
Diare → sering buang air besar →  feses encer → radang usus oleh Kholera,disentri, kekurangan giji, keracunan makanan → minum oralit
Sembelit → buang air besaar lambat→ feses kering→ kurang minum, kurang serat, usia
Tukak lambung (Maag) → luka pada lapisan lambung atau usus 12 jari→
Gejala : pegal-pegal dipunggung selama beberapa hari/minggu
             Berat badan berkurang
 Kurang nafsu makan dan muntah - muntah

Tabel 1. Enzim Percernaan Manusia 
Nama
Nama Enzim
Kerja Enzim
Mulut
Amilase atau Ptialin
Sebagian zat tepung amilum diubah menjadi gula
Lambung
Pepsin
Renin
HCl
Mengubah protein menjadi Pepton
Mengedapkan kasein (protein susu)
Membantu pepsin dan membunuh kuman - kuman
Pangkreas
(Pencernaan berlangsung di usus 12 Jari)
Lipase
Tripsin
Amilase
Lemak → Asam lemak + Gliserol
Protein → Asam Amino
Menguraikan zat tepung/amilum →Gula sederhana
(maltosa,laktosa, Sukrosa)
Usus
Yeyunum
Sama dengan pangkreas
Menyerap sari – sari makanan

Getah USUS Halus


Usus Ileum
Enzim Maltase
Enzim Laktase
Enzim Sukrose
Penyerapan makanan


Maltosa glukosa + glukosa
Laktosa → Glukosa + galaktosa
Sukrosa Glukosa + Fruktosa
Gula, Asam Amino, vitamain,mineral, diangkut oleh kapiler darah
Asam lemak diangkut oleh pembuluh Kil/Pembuluh getah bening
Usus Besar
-
Menentukan kadar air tinja, kegiatan bakteri pengurai E.Coli




Proses Pencernaan Tubuh
Manusia

Proses pencernaan pada manusia dapat disimpulkan dalam gambar berikut : 






Tidak ada komentar:

Posting Komentar